Serang Suriah = Serang Iran

Print Email and PDF
  • Sabtu, 26 Januari 2013
  • in
  • Labels: , ,
  • Ali Akbar Velayati, Penasehat Senior Pemimpin Revolusi Islam atau Rahbar, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei (presstv.com)
    IPABIonline.com - Seorang pejabat senior Iran memuji dukungan logistik Suriah untuk kelompok perlawanan Lebanon Hizbullah dalam perang 33 hari melawan rezim Israel tahun 2006 silam, seraya mengatakan bahwa serangan terhadap Suriah dianggap sebagai serangan terhadap Iran dan sekutunya juga.

    "Jika Suriah tidak memberikan dukungan logistik untuk Hizbullah, maka Hizbullah dan Hamas akan gagal meraih kemenangan dalam perang 33-hari dan 22-hari terhadap Israel," Sayyid Ali Akbar Velayati, penasihat senior Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan kepada kantor berita Mehr, Sabtu (26/02/2013).

    Rezim Israel melancarkan perang 22-hari di Jalur Gaza yang padat penduduknya pada tahun 2008, yang menewaskan lebih dari 1.400 warga Palestina, termasuk setidaknya 300 anak.

    Perang Gaza memperlihatkan Hamas mencegah Tel Aviv dalam mewujudkan tujuan mereka nyatakan untuk menghancurkan gerakan perlawanan Palestina.

    Pasukan Libanon dengan gerakan perlawanan Hizbullah juga bersama-sama membela negaranya melawan penjajah Israel selama perang 33-hari pada tahun 2006 dan Tel Aviv dipaksa untuk menarik pasukannya tanpa sedikitpun tercapai salah satu tujuannya.

    Velayati lebih lanjut mengatakan bahwa Suriah memainkan peran "kunci dan sangat mendasar" dalam memajukan muqawamah di kawasan.

    Dia menekankan bahwa negara-negara Barat dan negara-negara regional reaksioner, yang menentang perlawanan terhadap Zionis, menyerang "rantai perlawanan emas" dengan melancarkan perang di Suriah.

    Pejabat senior Iran menegaskan kembali kebijakan luar negeri negaranya terkait dukungan untuk Palestina, perlawanan Libanon, Suriah dan pemerintah populer di Irak.

    "Pemeliharaan rantai perlawanan adalah tujuan," tambah Velayati.

    Suriah telah mengalami kerusuhan sejak Maret 2011. Banyak warga, termasuk sejumlah besar personil Angkatan Darat dan keamanan, telah tewas dalam kekerasan itu.

    Pemerintah Suriah mengatakan bahwa kekacauan diatur dari luar negeri, serta menegaskan bahwa jumlah yang sangat besar dari para militan yang beroperasi di negaranya merupakan warga negara asing. (IPABIonline/HM/ptv)
     
    Copyright © 2012-2013 IPABI Foundation. All Right Reserved.
    Unit IPABI : HUSAINIYAH | HAUZAH | IMAN | PERMABI | HW | TPQ | MT. MAHDAWIYAH.